Setiap anak memang punya kecepatan tumbuh kembang yang berbeda, Bunda. Ada yang cepat di satu sisi, ada juga yang butuh waktu lebih lama di sisi lain. Namun, secara umum, ada beberapa pencapaian yang bisa diamati saat si kecil menginjak usia satu tahun. Berikut ini rangkumannya untuk Bunda.
Perkembangan Fisik dan Pertumbuhan Tubuh
Di usia satu tahun, tinggi badan si kecil biasanya bertambah sekitar 25 cm sejak lahir. Rata-rata, panjang tubuhnya berkisar antara 71 hingga 81 cm. Berat badan juga sudah berlipat ganda dibanding saat lahir, meski setelah ulang tahun pertama, pertumbuhan berat badan mulai melambat.
Lingkar kepala bayi usia satu tahun umumnya sekitar 46 cm, dan ubun-ubun di kepalanya mulai menutup. Secara proporsi, kepala si kecil masih terlihat lebih besar dibanding tubuhnya, dan perutnya pun masih tampak buncit. Jangan khawatir, itu normal, Bunda. Selain itu, biasanya beberapa gigi pertama sudah mulai tumbuh, terutama dua gigi depan atas dan bawah.
Kemampuan Bicara dan Komunikasi
Memasuki usia satu tahun, si kecil mulai bisa mengucapkan satu atau dua kata sederhana, termasuk 'Ayah' dan 'Bunda'. Ia juga suka meniru kata-kata yang Bunda ucapkan, meski terdengar seperti ocehan. Yang menarik, ia sudah bisa memahami banyak kata dan instruksi sederhana, seperti 'tidak' atau 'ya'. Meski belum bisa mengucapkannya, ia bisa menunjuk bagian tubuh atau mainan favorit saat ditanya.
Selain bicara, si kecil juga mulai berkomunikasi dengan gestur. Ia bisa melambaikan tangan untuk 'dadah', menunjuk sesuatu yang ia inginkan, dan menggeleng-gelengkan kepala untuk menolak. Ia juga mulai mengenali satu hingga tiga bagian tubuhnya sendiri, lho.
Perkembangan Sosial dan Emosional
Di usia ini, si kecil sangat senang berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Ia suka bermain tepuk tangan atau permainan interaktif lainnya. Namun, ia juga mulai mengalami kecemasan saat ditinggal orang tua atau saat bertemu orang asing. Hal ini wajar sebagai bagian dari perkembangan ikatan emosional.
Si kecil juga mulai memperhatikan reaksi Bunda terhadap perilakunya. Ia punya mainan favorit dan bisa membentuk ikatan kuat dengan pengasuhnya. Jangan heran kalau ia menangis saat Bunda pergi, ya.
Kemampuan Kognitif dan Belajar
Usia satu tahun adalah masa eksplorasi yang seru. Si kecil mulai bisa memasukkan benda ke dalam wadah, misalnya balok ke dalam kotak. Ia juga suka mencari benda yang disembunyikan di depan matanya, seperti buku di bawah selimut. Ini menandakan kemampuan memori dan pemecahan masalah yang mulai berkembang.
Ia juga mulai meniru gerakan orang dewasa, seperti menyisir rambut atau minum dari cangkir. Si kecil bisa mengikuti instruksi sederhana, misalnya 'lempar bola', dan menggunakan benda sesuai fungsinya.
Pencapaian Fisik dan Motorik
Di usia satu tahun, si kecil sudah sangat aktif. Ia mungkin sudah bisa berdiri sendiri atau berpegangan pada perabot untuk berjalan (merambat). Beberapa anak bahkan sudah mulai melangkah sendiri. Ia juga bisa minum dari cangkir tanpa tutup dengan bantuan, dan mengambil benda kecil seperti potongan makanan menggunakan ibu jari dan telunjuknya (pincer grasp).
Rasa percaya dirinya pun meningkat, sehingga ia berani mencoba tantangan baru seperti memanjat area bermain. Pastikan Bunda selalu mengawasi, ya.
Stimulasi yang Tepat untuk Si Kecil
Untuk mendukung perkembangannya, Bunda bisa menyediakan mainan dan aktivitas sederhana seperti:
- Wadah untuk memasukkan dan mengeluarkan mainan
- Buku bergambar dengan warna-warni cerah
- Mainan dorong dan tarik, mainan musik, serta balok susun
- Permainan sensorik seperti pasir atau air
- Krayon tebal dan kuas cat untuk coretan pertama
- Sering mengajak ngobrol saat makan atau bermain
Kapan Harus ke Dokter?
Setiap anak memang berbeda, tapi Bunda perlu waspada jika si kecil belum menunjukkan beberapa hal berikut saat usia satu tahun:
- Belum bisa bergerak mandiri (merangkak, merayap, atau bergeser)
- Tidak bisa berdiri meski berpegangan
- Belum bisa berdiri sendiri sama sekali
Jika Bunda merasa ada yang tidak beres, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter anak. Lebih cepat ditangani, lebih baik untuk tumbuh kembang si kecil.